Tag Archives: kwb

Menurut Saya, Museum Angkut+ Batu Adalah…

… tempat yang sangat tepat untuk foto-foto, ehehehe… Soalnya meskipun judulnya adalah museum, tapi tempatnya instagramable banget dan berbagai spotnya semacam sayang kalo dilewatkan untuk foto-foto (narsis).

Jadi ceritanya kembali ke awal bulan November tahun lalu, very #latepost tapi biarin deh ya, daripada enggak diposting. Pas itu ceritanya merayakan hari ulang tahun nduk cantik saya, si #beibizee, yang kedua. Setelah mengajukan cuti jauh-jauh hari sebelumnya di kantor masing-masing, kami pun bisa mengajak Zee jalan-jalan ke Museum Angkut+ di hari Kamis manis tanggal 6 November itu. (Sebenernya sih selain karena pas di hari ultah Zee, itu juga bukan weekend, jadi tiketnya lebih murah, ngaaahahahahahak #emakirit.)

Jadi HTM Museum Angkut+ adalah Rp60.000 saat weekday dan Rp80.000 pas weekend. Kalau kamu bawa kamera yang ditenteng-tenteng, dari pocket maupun DSLR, harus bayar Rp50.000 lagi. Anak-anak di bawah tinggi 85 cm gratis nggak usah bayar tiket masuk. Dan pas itu Zee masih 83 cm tingginya, jadi gratees laaa…

Kami berangkat sekitar pukul 12-an, iya, siang-siang panas-panas, abisan Museum Angkut+ ini bukanya baru jam 12 siang, tutupnya jam 8 malam. Milih berangkat siang aja karena selain rumah kami deket dengan Museum Angkut+ (lima menit juga ga nyampe kalo pake motor, jadi gapapa kena panas dikit aja, nggak bakal item deh ahahaha) juga karena kameranya kalo dipake di tempat yang kurang terang jadinya nggak keren, maklum cuma kamera semi-SLR begitu…

Sampai di kompleks Museum Angkut+ kami langsung masuk ke area parkir di bagian belakang museum, terus masuk lewat gerbang belakang ke Pasar Apung. Konsep Pasar Apung adalah stand-stand kecil yang dibangun berderet di atas sungai buatan di situ. Jualannya beragam, kebanyakan sih jajanan dan makanan tradisional. Ada juga beberapa stand yang jual oleh-oleh khas Malang.

museum angkut+
Di belakang itu adalah tempat parkir, pasar apung di jalan yang ke kanan itu
Museum Angkut+
Jembatan di Pasar Apung

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+
Ini di area depan Museum Angkut+, di sebelah kanan saya adalah loket pembelian tiket
Museum Angkut+
Masih 83 cm pas itu, sekarang udah 90 cm.. cepatnyaaahh…

Setelah melewati Pasar Apung, kami langsung ke tempat pembelian tiket untuk mengantre. Yang antre belum terlalu banyak karena emang baru buka. Setelah itu, kami langsung masuk ke museum.

Di Museum Angkut+ ada beberapa zona yang harus dilewati. Pertama kami melewati Zona 1 yaitu Zona Hall Utama. Di sini dipamerkan berbagai alat angkut dari berbagai masa. Lalu kami naik lift ke lantai 2 tempat banyak zona lainnya berada. Zona 2 yaitu zona edukasi yang memperlihatkan sejarah beberapa alat angkut dan cara lokomotif kereta bekerja, Zona 3 yaitu zona Sunda Kelapa & Batavia, Zona 4 yaitu zona Gangster & Broadway, Zona 5 zona Eropa, Zona 6 zona Istana Buckingham, Zona 7 zona Las Vegas, dan Zona 8 zona Hollywood.

Enjoy the pictures!

1. Hall Utama

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+
Zona 1 dari lantai 2

2. Zona Edukasi

Museum Angkut+
Kota Batu dari Museum Angkut+ Lantai 2

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+
Pasar Apung dari Lantai 2

Museum Angkut+

3. Zona Sunda Kelapa & Batavia

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

4. Zona Gangster & Broadway

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

5. Zona Eropa

Museum Angkut+

Museum Angkut+

6. Zona Istana Buckingham

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

7. Zona Las Vegas

Museum Angkut+

Museum Angkut+

8. Zona Hollywood

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Museum Angkut+

Pintu keluar Museum Angkut+ kembali mengarah ke Pasar Apung, kami pun beristirahat sambil makan di salah satu stand makanan di sana.

Museum Angkut+
Nasi Buk Madura
Museum Angkut+
Katanya sih noodle ice, tapi bentuknya kayak es serut biasah

Setelah kenyang dan beristirahat, kami melanjutkan petualangan museum ini ke Museum Topeng d’Topeng Kingdom. And off course, took some pictures there :D.

Museum Angkut+, d Topeng Kingdom

Museum Angkut+, d Topeng Kingdom

Museum Angkut+, d Topeng Kingdom

Gimana, tertarik ke sana?

NB:
1. Buat busui, nggak usah khawatir, di sana ada Ruang Ibu dan Anaknya.
2. Kalo ke sana siang-siang, jangan lupa bawa topi (pas musim panas) atau bawa payung (pas musim hujan, panas juga gapapa sih), soalnya banyak spot yang outdoor gitu.
3. Jangan lupa siapin minuman biar ga dehidrasi, stand minuman baru bisa ditemuin di Zona Gangster & Broadway.

Batuku Tercinta, Saya Mau Kamu Tetap Indah Sejuk Nyaman

Bagaimana saya bisa tidak cinta? Udara bebas yang pertama kali saya hirup adalah udara Batu, tanah tempat saya berpijak untuk pertama kalinya adalah tanah Batu. Saya dilahirkan di sini, tepatnya di daerah Suketan. Saya dibesarkan di sini juga dan seperempat abad usia saya, saya habiskan di daerah Gang Buntu.

Nggak pernah pengen meninggalkan tempat ini karena kenyamanannya. Udaranya yang segar, pemandangannya yang awesome, pun lingkungannya yang menyenangkan. Meskipun sering kali kedinginan dan jadi malas mandi, tapi saya lebih suka merasa segar seperti itu daripada terus-terusan kepanasan, lagian juga tidur jadi lebih nyenyak, nyamnyam :P.

Setelah melihat pembangunan yang digalakkan di Kota Batu akhir-akhir ini, yang kemudian menciptakan nama baru Kota Wisata Batu, saya seneng sih. Pada akhirnya, kota saya sudah memiliki banyak fasilitas. Tanpa perlu jauh-jauh ke kota sebelah, sekarang pun di Batu udah ada mall, ada alun-alun yang keren, ada banyak cabang bank, ada banyak cafe, bahkan bermandi tempat rekreasi.

Continue reading Batuku Tercinta, Saya Mau Kamu Tetap Indah Sejuk Nyaman