Tag Archives: cantik

Apa Sih Manfaat Buah Buat Kulit?

Bukan rahasia lagi jika buah memiliki great benefit for our skin. Sejak nenek moyang dulu kayaknya udah banyak yang make use of these fruits to maintain their skin beauty. Saya? Saya nggak mau kalah dong. Selain alami, bahan buah-buahan juga jauh lebih hemat daripada bahan lainnya.

Ada beberapa manfaat buah yang saya ketahui. Dan akan saya daftar di sini. Enjoy ­čÖé

Strawberry: Buah stoberi membantu kilit menjadi berkilau, sehat, selembut sutra, dan halus.
Chocolate: Coklat membantu menyegarkan, melembabkan, dan menutrisi kulit. Kaya dengan vitamin dan antioksidan.
Orange: Jeruk meremajakan kulit kita, membuatnya jadi amat lembut dan berkilau sempurna.
Mango: Mangga membantu menghilangkah kotoran dan debu yang mengikis kelembaban kulit. Mangga menjadikan kulit halus dan sehat.
Continue reading Apa Sih Manfaat Buah Buat Kulit?

Penuaan Dini Pada Kulit? Big No No!

Saat brosing-brosing, tiba-tiba saya tertambat pada satu video YouTube yang cukup keren, Yahoo! Style Factor. Yang saya tonton kebetulan lagi membahas soal mencegah penuaan dini pada kulit, an awesome theme.

Di video, sang narasumber, Sugi Martono (pakar tata rias, Sugi Salon) menuturkan soal kiat-kiat dasar agar kulit terhindar dari penuaan dini. Menurutnya, perawatan dengan menggunakan produk kosmetik anti-aging idealnya dimulai sejak usia 28 tahun karena pada usia itu kulit lebih mudah beradaptasi dengan kosmetik yang digunakan. Dan perawatan ini juga gag boleh main-main, harus sesuai dengan jenis kulit masing-masing orang.

Menurut Sugi, kulit kering lebih mudah mengalami penuaan dini karena cenderung lebih gampang keriput (terutama di daerah mata). Karenanya, pemilik kulit kering harus rajin menggunakan pelembab.

Untuk mencegah penuaan dini sendiri ada tiga hal yang harus diperhatikan: (i) melakukan perawatan sedini mungkin, (ii) menggunakan pelembab, (iii) membersihkan wajah sebelum tidur, wajah harus benar-benar bersih sebelum kemudian menggunakan krem/vitamin yang sesuai dengan kulit agar wajah tampak segar di pagi hari.

Continue reading Penuaan Dini Pada Kulit? Big No No!

Aku Manjain Diri Sendiri Ah

Beberapa saat yang lalu sebenarnya aku udah memikirkan untuk menulis tentang perjalananku memperluas duniaku. Tentang gimana akhirnya aku akhirnya bisa deket sama gang kampusku, bisa jadi freelance translator, bisa jadi freelance di Telkom, bisa ikutan capoeira, bisa ketemu (mantan) kocayku, dan akhirnya bisa terdampar di tempat kerjaku yang membahagiakan sekarang ini.

Sebenarnya itu semua berawal dari putusnya aku dari cinta pertamaku. Aku pacaran sekitar empat tahunan lah ama dia, dan saat aku putus, aku benar┬▓ kehilangan pegangan. Aku depresi berat dan benar┬▓ pengen melarikan diri ke Timbuktu, di mana nggak ada kenangan sama sekali dengannya.

Tapi karena kejadian itulah aku mulai membuka diri. Aku sadar, ternyata aku salah dalam bersosialisasi, aku terlalu terkungkung dalam duniaku yang itu┬▓ saja. Jadi, entah gimana, akhirnya teman┬▓ baruku pun jadi tambaaaaah banyak. Mungkin juga karena efek aku ngekos (akhirnya ketemu teman┬▓ baru di kos, ketemu temen┬▓nya temen kos, dan temen┬▓ temennya temen kos, dst deh), trus aku lebih suka main internet (kenal temen chatting, temen FS, temen FB, dst), senang ikutan kelompok┬▓ hobi (deket ama anak┬▓ drama, anak┬▓ offering lain, anak┬▓ capoeira), rajin bekerja (kenal ama bos┬▓ translate-an ku, bisa ikutan freelance di telkom, dan di sinilah aku ketemu sama [mantan] kocayku), dan seterusnya deh, kalau diruntut bisa panjang.

Continue reading Aku Manjain Diri Sendiri Ah

Jadi Cantik Itu Sakit

No Pain No Gain, itu kata sebuah peribahasa yang terus saja dikumandangkan saat harus bersakit2 dahulu untuk mendapatkan kesenangan kemudian. Dan ternyata, jadi cantik pun juga harus bersakit-sakit dulu.

Berawal dari hadiah voucher dari sebuah klinik kecantikan, aku yang emang suka nyalon2 gitu seneng banget soalnya dapet voucher facial. Enak kan gratis, bikin kulit muka kinclong. Secara, kalau diitung-itung udah berbulan-bulan aku nggak sempat facial. Dan setelah aku nggak cocok pake bedak (yang ternyata emang amat berat kandungannya buat kulit mukaku yang -lagi2- ternyata sensitif ini), kulitku yang tadinya cukup mulus jadi mrintis2, parahnya, tiba2 suka muncul jerawat yang susah sembuh di bagian2 yang sebelumnya tak pernah terkontaminasi jerawat.. *doh*

Akhir-akhir ini, saat aku kembali ke kosmetikku yang dahulu, akhirnya mrintisku emang nggak seberapa banyak. Plus ditambah voucher facial, lengkaplah perawatan mukamu — pikirku saat itu.

Setelah melakukan reservasi yang cukup njelimet — kudu mencocokan waktu luang, pekerjaan kudu diselesaikan, dan bla-bla-bla yang lain — akhirnya berangkatlah aku bertiga sama teman2ku ke klinik kecantikan itu.

Dan, aku sebenarnya tau kalau facial itu pasti agak sakit, soalnya kan kulit kita dipencet2 gitu biar komedo segala macam bisa ilang, tapi aku benar-benar nggak menduga bisa sesakit ini!!

Facialku yang dulu-dulu enggak sesakit ini… huhuhuhuhu….

Tapi kali ini, ternyata facialku amat sangat menyiksa sekali. Entah apakah salon yang biasa kukunjungi facialnya memang nggak suka menyiksa, entah gara2 kulit mukaku lagi parah banget komedo dan jerawatnya. Akhirnya pulang facial, mukaku bentol2 kek disengat tawon… wuuuaaa… injured injureeeed… mamaaaa…. atiiiit… huahuahuahuahuaa….

Yah, memang cuma sebentar doang sih atitnya, injured nya juga udah mulai sembuh.. dan wajahku emang lebih kinclong daripada sebelumnya :D.. Tapi… ini nih yang namanya no pain no gain… *literally!!* Setelah bersakit-sakit dipencetin, akhirnya kulit bakal lebih cantik…

Temen kantorku satu lagi juga gitu, dia milih back treatment, dan segala noda yang ada di punggungnya sama diilangin juga, tapi lebih menyakitkan karena pake kater listrik!! Wuakakakaka… dia malah lebih jejeritan daripada aku… Duh… nggak mbayangin aku.

Last word: Jadi Cantik itu Sakit!! *padahal udah cantik lo qiqiqiqi *narsis mode on**