Malang Dalam Rekaman Roll Film

Malangku emang semakin terkenal aja. (Oke oke.. aku ngaku bukan anak Malang asli, tapi anak mBatu. Tapi kan tapi kan mBatu termasuk Malang Raya. Jadi gag papa dong kalau aku juga cinta Malang dan merasa ikut memiliki Malang? :D) Kalau dulu yang namanya film itu kalau nggak berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, bla bla bla, kota-kota besar di Indonesia pokoknya, sekarang Malang sering kali muncul di film-film tanah air.

Bangga? Pasti lah. Penasaran? Iya juga. Masalahnya aku belum pernah ngeliat secara langsung proses shooting sebuah film. Gimana para pemain siap di posisi masing², para kru siap dengan tugasnya, sang sutradara ada di balik kamera, dan berteriak “yaaaaak….. action!!!” Hohoho.. serasa berada di dunia lain. Pengen ada di sana? Banget! Sapa taw bisa dilirik sutradara ataw produser trus ditawarin jadi apa kek apa kek (seksi konsumsi moro-moro… aaah.. tidaaaarrrghhh!!!).

Trus di mana aja sih lokasi yang pernah direkam di dalam kamera dan kemudian setelah melalui proses pemotongan, penyuntingan, pengeditan (halah podo kabeh) lalu menjadi sebuah film itu? Karena keterbatasan pengalaman saya yang tidak terlalu maniak pilem dan suka pikun, jadi hanya ada dua film yang saya jadikan sumber di sini: PUNK IN LOVE sama ROMEO & JULIET. Kenapah? Karena dua film ini yang i have been watched recently.. hihihi..

• PUNK IN LOVE

Dalam film yang menceritakan tentang perjalanan empat anak punk, Arok (Vino G Bastian), Yoji (Andhika Pratama), Mojo (Yogi Finanda), sama Almira (Aulia Sarah) scene kota Malang cukup banyak ditunjukkan. Cuma sekitar lima belas menit sih empat anak punk ini ditunjukin lagi di Malang, sisanya di Bromo, Blitar, dan lain-lain, yang paling banyak sih Jakarta. Tapi, cukup banyak sudut² kota Malang yang direkam di situ.

Di antaranya:

Sepertinya sih di kawasan Tawangmangu sana deh
Stasiun Kota Lama

Daerah Pasar Tawangmangu
Another scene in Tawangmangu
Pasar Tawangmangu lagi
Daerah Monumen Tugu
Balai Kota
Orang² lagi nongkrong di alun² kota Malang
Gereja di daerah Alun².. lupa namanya... T_T
Stasiun Kota Lama
Ini adalah Gedung FE UM yang disulap jadi Departemen Agama Kabupaten Malang - thanks buat Alfii & Atunngg buat komentarnya yaa :)
Daerah Brantas
Daerah Brantas Lagi
Kuburan Samaan
Daerah Gadang deh

Ditambah lagi ada bonusnya, si Andhika Pratama itu arek Malang asli lo. Dulu sekolahnya di SMA 8. Temen sekolah seangkatan temen-temen kampusku, sayang sekali bukan temenku :(. Sumpah gara² film ini aku langsung ngefans abis sama Andhika, ngguanteng e!! Ihhiiiirr!!

Nggantengeeeee

• ROMEO & JULIET

Dalam film yang terinspirasi dari kisah nyata dan karya sastra buatan Shakespeare ini, diceritakan tentang dua anak manusia yang saling jatuh cinta. Masalahnya, si cowok adalah Jakmania, pendukung berat Persija Jakarta, sementara si cewek adalah Viking, pendukung berat setia sampai mati kesebelasan Persib Bandung.

Nah, ceritanya nih, antara Jakmania dan Viking tidak bisa saling akur. Pasti gontok-gontokan, musuh besar lah istilahnya, kalau diibaratkan seperti Aremania sama Bonek. Jadi, bisa dianggap, si cewek Viking ini (namanya Desi) adalah Juliet sementara si cowok Jakmania (Rangga) adalah Romeo, dua anak muda yang saling mencintai padahal dari dua keluarga yang saling bermusuhan.

Trus Malang-nya? Jadi, Persib ceritanya main tandang ke Stadion Kanjuruhan di Malang untuk ngelawan Arema (inget kan pertandingan Arema – Persib di Liga Indonesia tahun kemaren?). Nah, momen itu dijadikan kesempatan bagi Desi dan Rangga untuk ketemu dan melepas kangen. Jadi, ada beberapa scene kota Malang juga di sini walaupun cuma dikit, cuma lima belas menit soalnya di film itu.

Di antaranya:

Itu Masjid Sabililah
Ini InsyaAllah rumahe Yuli, konduktor Aremania, di Sumpil
Daerah Sumpil Juga
Stadion Kanjuruhan
Sudut Stadion Kanjuruhan
Sudut Stadion Kanjuruhan
Dan ini sepertinya adalah kamarnya Sam Yuli :D
Plus menunjukkan suasana di stadion dong. AREMA!!
AREMA INDONESIA!! JUARA!!

Yah.. itulah beberapa sudut kota (dan beberapa daerah kabupaten) Malang yang terekam (dan tak pernah mati) [jadi inget lagunya The Upstairs hehehe] dalam roll film yang pastinya bisa diputar diputar dan diputar lagi.

Nah, jadi, kebersihan dan kelestarian lingkungan di Malang (pada khususnya dan Mother Nature pada umumnya) harus tetep dijaga biar keliatan indah terus, mbois terus, dan nggak malu-maluin.. 😀

Note: All captures are taken from the movies.
blogfest 2009

15 thoughts on “Malang Dalam Rekaman Roll Film”

  1. sukses untuk kota kita tercinta

    jasa video shooting&photografi professional
    melayani videografi shooting dan photografi professional
    untuk acara seminar, wedding, meeting, workshop, dll.
    di malang dan jawa timur.
    hub. 0341-558786, 7746380, 0817.965.1153
    kunjungi http://bisnisrumahtangga.com

  2. Haluuuuuuu, wah jadi kepengin nonton filmnya deh Mbak. Tapi kalau dipikir aneh loh. Kan mereka menceritakan tentang punkers Malang en juga Aremania. Harusnya setting filmnya full di Malang gitu. Lebih dapet ‘soul’nya kan.

    Jadi inget ama artikelnya Mira Lesmana di Kompas. Dia bilang dia bosen ama setting film Indo yang selalu di Jakarta lagi Jakarta lagi. Begitulah… Ga heran sekarang dia blusukan di Belitong heheheh…

    Nice Blog >,<

    1. sebenernya yang punk in love itu menceritakan punkers Malang aja, bukan Aremania. Masuk akal sih kalo gag di Malang doang, soalnya pan memang yang diceritakan adalah perjalanan mereka berempat buat tiba tepat waktu di Jakarta… begonoo.. kwkkwkwkw…

      trus, yang Romeo & Juliet bukan nyeritain Aremania banget deh! Malah nyeritain The Jak ama Viking kok! Aremania cuma diceritain karena Persib datang ke Malang buat main tandang.. gitu ceritanyaa,,, makanya Malang cuma bentar doang 😀

      Yep.. lagian masih banyak lokasi keren di Indonesia selain Jakarta.. iya toh? hehehe,..

      Makasi udah berkunjung yeeee… aku berkunjung balik.. ternyata bukan blog pribadi ya??

  3. yang di “punk in love’ Itu sebenernya bukan departemen agama kab. malang, tapi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang yang disulap jadi DEPAG. 🙂

Leave a Reply