0

Quote of the Day

“Be who you are and say what you feel, because those who mind don’t matter and those who matter don’t mind.” – Dr Seuss

 
Read More
14

…and so it goes

When a match has equal partners, then I fear not. — Aeschylus, Prometheus Bound

Memutuskan untuk menikah mungkin dianggap sebagai sesuatu yang mudah buat beberapa orang. Tapi bagi kami, menikah bukan hal yang sederhana. Bukan hanya menyatukan dua orang saja, tapi juga dua keluarga, yang artinya adalah berusaha untuk mencari kesepakatan dari beberapa kepala, berbagai pemikiran, berbagai sifat dan sikap, juga berbagai kebiasaan.

Bukan hanya persiapan fisik yang harus dipersiapkan, tapi juga batin. Dan persiapan fisik serta batin ke hari H yang direncakan benar-benar menguras tenaga. Benar kata orang kalau semakin dekat hari H akan semakin berat godaannya. Yang mikir tema lah, yang harap-harap cemas kalau budget nggak sesuai dengan yang diperkirakan lah, yang mondar-mandir ngurusin surat, undangan, dan sebagainya lah, sampai mikir apakah setelah nikah saya nggak akan bisa melakukan kegiatan seperti saat single dulu.

Kalau dipikir secara logis, semakin dekat hari H akan semakin banyak yang harus dipersiapkan, sementara mungkin sudah semakin capek karena sudah mulai persiapan jauh-jauh hari. Kalau kata seorang teman, “Menikah itu ibadah besar yang bisa diibaratkan separuh kehidupan. Namanya ibadah, pasti ada godaan. La apalagi ini yang ibadah besar, pasti godaannya tambah besar lagi.”

 
Read More
13

Apa Arti di Balik Senyummu Itu?

Sejauh pengetahuan saya, smiley :) artinya adalah senyum. Dulu mungkin arti itu ya sebegitu sederhananya, just a merely smile. Senyum karena menyetujui sesuatu, senyum karena bersikap ramah sama seseorang, senyum karena tidak pantas memberikan smiley :D yang artinya merenges karena senyum terasa jauh lebih sopan daripada cengengesan.

Sementara itu, smiley juga punya berbagai macam ekspresi wajah lainnya. :( untuk sedih atau tidak terlalu senang dengan sesuatu, :| untuk speechless, X-( untuk marah, dan bahkan i-) untuk tidur. (Okay, ini mungkin bukan simbol internasional ya, paling enggak, ini adalah simbol yang digunakan di Yahoo! Messenger.)

Tapi mungkin memang dunia sudah semakin berkembang. Bahkan simbol :) pun sekarang memiliki arti yang bermacam-macam. And unfortunately, sometimes I think it’s not so appropriate.

Entahlah, maybe it’s just me, tapi saya merasa gatal saat membaca beberapa status jejaring sosial orang-orang di sekitar saya. Sudah bukan rahasia umum lagi jika jejaring sosial sering dijadikan ajang mengeluh dan marah-marah, saya juga kok hehehe. Nah, yang saya nggak ngerti, sekarang kayaknya lagi musim ya marah-marah sambil senyum :| .

Kayak pernah saya membaca tweet seseorang, dia kayak-kayaknya lagi nyumpahin mantan pacarnya. Tahu sendiri kan gimana kalo kita lagi sebel-sebelnya sama yang namanya mantan dan bawaannya pengen makan orang. Nah, kira-kira seperti itulah keadaan si penulis tweet. Tapi kesan yang saya tangkap jadi lain setelah saya melihat ada smiley :) di belakang kalimat yang bisa dianggap cukup kasar itu.

Ya, meski tidak begini, anggap saja kalimat itu semacam begini: “Titenono ae koen mben yo. Kamu akan merasakan apa yang kurasakan :)

 
Read More

Saling Silang