Category Archives: Fashionista

Pencarian Ciput Ninja Berakhir Sudah

Satu hal tersulit buat saya yang berjilbab ini adalah cari daleman jilbab alias ciput ninja yang tepat. Banyak banget produk ciput ninja bertebaran, berbagai bahan, berbagai gaya, berbagai ukuran, tapi susah sekali menemukan yang sesuai untuk muka saya yang tirus dan ukuran kepala saya yang kecil.

Sering kali jatuhnya ciput ninja nggak sesuai dengan harapan saya. Kebanyakan kegedean, in fact, semuanya kegedean. Selalu longgar di bagian leher dan bagian jidat selalu naik sampai kelihatan rambutnya. Kesusahan lainnya, bahan ciput ternyata amat licin, jadi jilbab yang saya pake di luarnya jadi suka ke mana-mana nggak awet kayak tatanan pertamanya.

Tapi akhirnya pencarian saya berakhir juga. Setelah mencoba berbagai macam jenis ciput ninja, saya jatuh cinta sama yang satu ini. Rupanya, yang sesuai dengan ukuran kepala kecil dan muka tirus kayak saya adalah ciput ninja resleting dengan bahan katun rayon dan turunannya gitu deh.

Dan alhamdulilah nggak usah susah-susah cari ya. Tinggal browse di Zalora, ketemu deh ciput ninja andalan saya.

Kami idea!

Kamu juga bisa! Complete your look with Zalora and get free voucher for IDR75.000 untuk setiap pendaftaran newsletter baru.

Complete your look!

What’s Behind that Toilet Door?

Jadi kali ini #SinamBlogger kasih challenge buat menarsiskan diri dengan tema Toilet Kantor.

Ya emang udah rahasia umum kan kalo toilet adalah salah satu spot favorit untuk take a picture. Alasannya… biasanya toilet kan ada kaca gedenya tuuuh… Puas banget tuh ngaca di situ hingga akhirnya terbitlah keinginan untuk mengabadikan wajah yang ceria setelah melampiaskan hasrat toilet :D.

Tapi gimana kalo toiletnya nggak ada cerminnya?

Ya gapapa sih. Lagian toilet kan pada dasarnya buat pipis ama pupup aja, jadi kalo minus cermin juga tetep namanya toilet, nggak ganti. #blah #apaancoba

Jadi, sebenernya pose andalan buat foto di toilet adalah di depan kaca, sambil pegang hape, trus liat ke pantulan kamera hape yang ada di cermin, dan satu jari mencet tombol shutternya kamera hape. Berhubung toilet kantor saya nggak ada cerminnya, jadilah pose andalan dicoret dan digantikan dengan pose-pose alternatif.

Ya inilah jawaban saya atas tantangan foto di toilet kantor dari #SinamBlogger.

Ada yang sama antara saya, pintu toilet, dan genset di sana.. sama-sama kuning -.-“
Dan byebye… saya mau kentjan dulu sama toilet :D

Lalalaa…

Satu Beauty Lisence for Professional Buat Semua

Di postingan yang ini saya sudah menunjukkan kepraktisannya Beauty Lisence for Professional sehingga saya memilih untuk membelinya. Kali ini, saya bakal membahas multi-purpose-nya Beauty Lisence karena bisa diterapkan dalam tiga acara yang berbeda dengan sempurna, ahai…

Yang pertama, saya pakai Beauty Lisence ini buat ke kantor. Karena kantor saya santai sekali, jadi saya juga pakai dandanan yang amat santai, mungkin bahasa kerennya adalah ‘no make-up make up’.

Cukup pake Caring Colours BB Cream Luminizing, two way cake, black mascara, dan eye shadow Happy Series (tiga item terakhir ini tumplek blek di Beauty Lisence for Professional, yang saya pakai adalah edisi Me Time). Saya nggak pakai lisptik, cuma pake lip balm biar bibir saya tetap terjaga kelembapannya.

no make up make up

Yang kedua, saya mencoba pakai Beauty Lisence buat menghadiri undangan pembukaan Hijab Story. Kali ini, makeup-nya agak ditebelin dikit, meskipun ga tebel-tebel amat karena acaranya siang hari.

Sengaja dandan biar cling gitu, soalnya kan menghadiri acara yang ada fashion show-nyaa.. masak saya tampil plain gitu doang kayak biasanya :|.

Kali ini pake Caring Colours BB Cream Luminizing (lagi dan lagi, yes this BB cream indeed my favorit cosmetic yet skin care item!), two way cake, black mascara (dipakai dua lapis), eye shadow Happy Series, dan dua warna lipstik Happy Series diblend jadi satu, blush on juga nggak ketinggalan disapuin ringan-ringan.

:D

Plus, bisa dibawa-bawa lagi di tas bayi :p.

Nyeheehee

Dan karena mobilnya nggak ada AC-nya, jadi ya pasti keringetan gitu deh. Tapi… dandanan tetep utuh nanana nggak luntur. Saya tetep jadi wanita Indonesia yang cantik mempesona dan membahana #glek.

Keringetan tapi make up tetep nempel gituh

Yang ketiga, saya pakai Beauty Lisence yang sama buat ke nikahan teman, yay! Jadi ya, my partner in crime dulu di kantor lama saya, @bee_is_cute, akhirnya melepas masa lajangnya. Wajib dong ya dandan cantik kinyis-kinyis buat menghadiri pernikahan di pinggir kolam renang ini. Acaranya juga malam hari, jadi kali ini makeup-nya pun agak ditebelin dikit gitu :p.

Tetep pake Caring Colours BB Cream Luminizing, two way cake, maskara
(tiga lapis!), eye shadow (blending dan ditambah highlight warna paling muda di bagian atas kelopak mata sedikit di bawah tulang alis). blush on sedikit lebih kentara, lipstik blending dua warna (yang lebih gelap jadi base, yang agak terang disapuin di tengah bibir trus diblending pake jari). Alhasil saya jadi manglingi kata temen-temen yang ketemu di sana :D.

Nampang duyu dong

Happy wedding Sistah!

Yay!

Jadi, sekali lagi: Beauty Lisence for Professional emang efektif dan efisien alias tepat guna dan tepat manfaat. Pokoknya cintah deh sama beauty kit yang satu ini. 🙂

What’s the Story? Hijab Story!

Jadi ceritanya kemaren dapet undangan buat dateng di Pembukaan Hijab Story di Jl. Kawi Atas

the invitation

Saya dateng sama #beibizee yaay!!

Luvely daughter <3[/caption] Jadi, di acara yang dimulai jam 10 pagi itu juga dimeriahin sama fashion show, make-up tutorial by Wardah, dan talk show sama Anggia, pemilik Anggia Hand Made. Yang paling saya suka adalah fashion show-nya Anggia, koleksinya keren-keren ;). [caption width="400" align="aligncenter"] <3[/caption] Dan ini gaya yang palliiing saya suka! <3 it to the bone! [caption width="263" align="aligncenter"] Looooooove it!

Pulang juga seneng, soalnya dapet goodie bag asyik. Ini penampakannya..

Lucuk kaan.. :D

This is the [almost] forest

Tahura alias Taman Hutan Rakyat udah jadi venue lawas di Malang. Lihat saja pohon-pohonnya yang amat besar dan rindang serta komunitas nyamuk yang begitu banyaknya yang dengan enaknya menggigiti para manusia yang mengunjungi tempat itu (terbukti sih waktu dulu milih Tahura sebagai tempat foto prewed :LOL:). Tapi di Batu, masih baru tuh..

Jadi program membangun dan membangun di Batu sepertinya memang masih terus berlangsung. Setelah berbagai pohon beton didirikan, akhirnya lapangan kosong nan luas di sebelah Gelora Brantas pun terkena giliran pembangunan. Bukan jadi bangunan sih, untungnya, tapi jadi Taman Hutan Kota.

Tapi jangan dibayangkan kalau Taman Hutan Kota Batu ini rimbun dan lebat seperti Tahura Malang, soalnya ini masih HAMPIR hutan :D. Pohon-pohonnya juga masih bibit pohon yang masih pendek-pendek dan ditopang tongkat agar tidak jatuh kena angin. But afterall, beberapa tahun lagi taman hutan ini pastinya akan rimbun dan lebih menyerupai hutan, dan semoga bisa menambah jumlah banyaknya oksigen yang dikeluarkan pohon-pohon di Batu.

Eh, satu lagi, venue-nya masih enak banget nih dipake foto-foto :P.

Continue reading This is the [almost] forest